Rabu, 26 November 2008

warkah akhawat buat ikhwah


Ikhwan,

Kami ini senang jika diperhatikan, apalagi jika kalian adalah ikhwah yang dewasa, ikhwah yang mempunyai karisma, atau ikhwah yang alim, atau ikhwah yang bersifat "cool" apatah lagi mempunyai sifat penyayang, walhal kami belum mampu berhijab secara baik. Oleh itu, tundukkanlah pandangan kalian dengan makna yang sebenar-benarnya, dan janganlah kalian ikuti pandangan pertama dengan pandangan berikutnya.

Kami juga senang mendengar kalian berbicara dengan dan tentang kami, rasa di hati tidak dapat diperkatakan lagi, kami terasa seakan dihargai , namun bagi mengelakkan kelalaian hati kita, oleh itu, cukuplah bicara kalian jika kalian mulai memberi pujian kepada kami meskipun itu hanya sebuah pujian kecil.

Kami juga sukar menahan bayangan-bayangan hati akan kalian para ikhwah, ketika kami merasa para kalian dapat menjadi tempat untuk mencurahkan isi hati kami, waktu luang kami akan sering terisi oleh bayang-bayang kalian, kerana itu janganlah kalian membiarkan kami mencurahkan isi hati kami kepada kalian.

Kami juga inginnya terus dekat dengan kalian para ikhwah, tapi maaf..bukan kerana apa-apa tapi lebih kerana perhatian yang kalian berikan kepada kami, meskipun sesungguhnya kami sangat malu akan hal ini, terkadang kami pun terlepas kata dan laku, malah menjadikan kami dan kalian semakin tak mengenal batas, kerana itu pertama nasihatilah kami akan azab Allah dan setelahnya jangan pernah memberi dan membalas bentuk perhatian kami.

Dan janganlah kamu mendekati zina, sesungguhnya zina itu adalah satu perbuatan yang keji dan satu jalan yang jahat (yang membawa kerosakan) [Surah al-Israa ayat 32]

Katakanlah pada orang-orang lelaki yang beriman: Hendaklah mereka menahan pandangannya, dan memelihara kemaluannya yang demikian itu adalah lebih baik bagi mereka sesungguhnya Allah Maha Mengetahui apa yang mereka perbuat. Dan katakanlah kepada wanita-wanita yang beriman: Hendaklah mereka menahan pandangannya dan memelihara kemaluannya ........ [Surah An-Nur ayat 30-31]

Janganlah kamu mengikuti pandangan pertama (kepada wanita) dengan pandangan berikutnya. Kerana yang pertama itu untukmu dan yang kedua adalah dosa
[Hadis riwayat Ahmad, Abu Daud, Tirmidzi dan Hakim).

Hai Nabi, katakanlah kepada isteri-isterimu, anak-anak perempuanmu dan isteri-isteri orang-orang beriman, hendaklah mereka mengutamakan rasa malu (salah satu akhlak yang mulia) dan iman merupakan dua hal yang tidak boleh dipisahkan antara satu dengan yang lain, maka apabila salah satunya diangkat (hilang) maka hilanglah yang lain.
(Hadis riwayat Al Hakim dan At Thabrani)

Sesungguhnya kepala(seorang lelaki) yang ditusuk dengan besi itu jauh lebih baik daripada menyentuh wanita yang tidak halal baginya.
(Hadis riwayat at-Tabrani dan Baihaqi)

Tercatat atas anak Adam nasibnya dari perzinaan dan dia pasti mengalaminya. Kedua-dua mata zinanya melihat, kedua-dua telinga zinanya mendengar, lidah zinanya bicara, tangan zinanya memaksa (memegang dengan keras), kaki zinanya melangkah (berjalan) dan hati yang berhasrat dan berharap. Semua itu dibenarkan (direalisasi) oleh kelamin atau digagalkannya.
(Hadis riwayat Bukhari).

Ikhwah dan akhawat yg disayangi,hidup adalah rangkaian pilihan demi pilihan, hanya orang-orang yang berusaha memelihara hubungan dengan Allah dan mencari ilmu sahaja yang akan memilih kebenaran. Kerana rezeki, maut, dan jodoh setiap manusia telah Allah tetapkan, maka yang perlu kita lakukan adalah bagaimana untuk selalu memperbaiki usaha kita dalam menerima ketiga-tiga perkara itu. Banyak perkara yang kita pandang baik, namun tidak dalam pandangan Allah. Bersabarlah atas takdir Allah, kerana sesungguhnya buah kesabaran itu sangat manis dan sangat lazat.

cpy : a.ulya..
sekadar perkongsian pada jiwa2 yang mengharapka
n redha penciptaNYA..

0 comments:

Pelawat

Load Counter

  © Blogger template 'Personal Blog' by Ourblogtemplates.com 2008

Back to TOP